A. Pengertian Jaringan Nirkabel
Jaringan Nirkabel merupakan suatu teknologi yang menggunakan dua piranti untuk bertukar data tanpa membutuhkan kabel untuk mentransmisikan data.
B. Sejarah Jaringan Nirkabel
Wireless Fidelity atau WiFi sendiri pada awalnya dikembangkan oleh IBM pada tahun 70an dengan menggunakan teknologi IR alias infra red. Pada awalnya, wireless ini merupakan teknologi yang dirancang untuk mendukung konektivitas jaringan lokal atau LAN. Namun demikian, pada saat diuji coba, kekuatan dan juga kecepatan yang dihasilkan oleh konektivitas Wireless ini tidak memuaskan, sehingga tidak dipasarkan.
Baru kemudian pada tahun 1990 penggunaan WiFi mulai bisa dipasarkan setelah melewati berbagai macam perkembangan dan inovasi. Hingga saat ini, penggunaan WiFi semain berkembang untuk saling mengkoneksikan komputer dalam satu jaringan, dan mulai bermunculan berbagai macam modem WiFi, yang memungkinkan banyak penggunanya terhubung dalam satu jaringan yang sama tanpa menggunakan kabel di dalam suatu ruangan.
C. Keuntungan dan Kerugian Jaringan Nirkabel
- Keuntungan :
- Pengguna dapat bergerak bebas dalam menggunakan laptop maupun perangkat genggam karena jangkauan area yang lebih luas.
- Pengguna dapat berbagi file dan sumber daya lainnya dengan perangkat lain yang terhubung ke jaringan tanpa harus dilepas ke port.
- Mempermudah menambahkan perangkat ekstra ke jaringan, karena tidak memerlukan pemasangan kabel baru.
- Lebih nyaman digunakan.
- Jaringan nirkabel dapat diakses oleh pengguna dalam jumlah yang lebih banyak karena tidak memberikan sejumlah port koneksi tertentu.
- Pengalihan informasi secara instan ke media sosial menjadi lebih mudah. Misalnya, mengambil foto dan mengunggahnya ke Facebook pada umumnya bisa dilakukan lebih cepat dengan teknologi nirkabel.
- Kerugian :
- Kecepatan transfer file sharing biasanya lebih lambat dibandingkan dengan jaringan kabel.
- Kecepatan umum koneksi nirkabel biasanya jauh lebih lambat jaringan kabel.
- Koneksi nirkabel dapat terhalang oleh barang-barang rumah tangga sehari-hari dan struktur seperti dinding, langit-langit, dan perabotan.
- Instalasi dan pengembangan yang biayanya cukup mahal.
- Peralatan atau perangkat keras jaringan yang masih tinggi harganya
- Kekuatan sinyal sangat tergantung dengan kondisi cuaca.
- Jaringan nirkabel umumnya kurang aman. Bandwidth dapat dicuri jika jaringan belum dilindungi untuk dilindungi dengan kata sandi.
- Informasi kurang aman dan lebih mudah di hack.
D. Gelombang Radio
Gelombang radio adalah aliran gelombang yang memiliki frekuensi yang cukup luas yang dihasilkan dari rangkaian osilator yang terdapat pada alat elektronik. Selain itu gelombang radio juga bisa diartikan sebagai radiasi elektromagnetik yang tidak bisa terlihat.
E. Frekuensi dan Panjang Gelombang
Panjang gelombang adalah jarak antara puncak beruntun dari gelombang berulang. Frekuensi adalah seberapa sering sesuatu terjadi. Untuk gelombang, frekuensi akan merujuk pada jumlah puncak (mulai menghitung pada puncak nol) yang terjadi dalam waktu tertentu.
Sebagai contoh, panjang gelombang radio berkisar antara 0,3 hingga 600 meter dengan rentang frekuensi sekitar 5×105 Hertz sampai 109 Hertz.
F. Modulasi Analog
Modulasi analog adalah proses pengiriman sinyal data yang masih berupa sinyal analog atau berbentuk sinusoidal. Tiga jenis Modulasi Analog yang sering digunakan dalam sistem komunikasi Radio Analog :
- Amplitude Modulation (AM)
Seperti namanya, Amplitude Modulation (AM) atau Modulasi Amplitudo adalah salah satu teknik Modulasi yang proses pemodulasian sinyal frekuensi rendah (sinyal informasi) pada frekuensi tinggi dengan mengubah Amplitudo gelombang frekuensi tinggi (frekuensi pembawa) tanpa mengubah frekuensinya. Jadi pada Modulasi Amplitudo ini, sinyal pembawanya berubah-ubah secara proporsional terhadap Amplitudo sinyal pemodulasi sedangkan frekuensi tetap selama proses modulasi.
- Frequency Modulation (FM)
Frequency Modulation (FM) atau Modulasi Frekuensi adalah teknik pengiriman informasi yang berbentuk frekuensi rendah dengan cara memodulasi frekuensi gelombang pembawa yang berfrekuensi tinggi. Jadi pada Modulasi Frekuensi ini, sinyal informasi akan mengubah frekuensi gelombang pembawanya sedangkan Amplitudonya tetap selama proses modulasi.
- Phase Modulation (PM)
Yang dimaksud dengan Fasa atau Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu. Phase Modulation (PM) atau Modulasi Fasa merupakan suatu teknik modulasi yang merepresentasikan informasi sebagai variasi fasa (phase) dari sinyal pembawanya. Pada Modulasi Fasa ini, sinyal informasi mengubah fasa gelombang pembawanya sedangkan Amplitudo gelombang pembawanya tetap (tidak berubah). Teknik modulasi Fasa ini jarang digunakan karena memerlukan perangkat penerima yang lebih kompleks.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar